PEMASARAN DAN STAKEHOLDER PENDIDIKAN
1. Pemasaran
Pendidikan
Pada bab pendahuluan telah
dikemukakan bahwa dalam memajukan suatu bidang usaha diperlukan upaya pemasaran
yang baik. Tak terkecuali pemasaran di bidang pendidikan. Dikatakan bahwa
pemasaran pendidikan dimana pengelolaannya tidak dapat dilakukan secara
tradisional akan tetapi membutuhkan kemampuan khusus sehingga output pendidikan
sesuai dengan kebutuhan pasar/ stakeholder baik pada skala nasional maupun
internasional.
Untuk lebih memahami bagian ini,
maka kita terlebih dahulu sebaiknya mengetahui pengertian pemasaran, khususnya
pemasaran pada bidang pendidikan. Secara umum, pemasaran atau marketing berarti
berbagai macam cara yang dilakukan oleh perusahaan dalam menjual
produk-produknya. Usaha dapat berupa promosi produk kepada konsumen agar
konsumen tertarik untuk membeli dan memiliki produk tersebut. Akan tetapi
pengertian pemasaran dapat berkembang lebih luas lagi sesuai dengan bidang
usaha tertentu.
Berikut pengertian pemasaran menurut
para ahli:
a. William
J. Stanton, pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan
bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan
mendistribusikan barang dan jasa. Barang dan jasa yang sifatnya memuaskan baik
kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
b. Philip dan Duncan, pemasaran
adalah sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai dan dibutuhkan untuk
menempatkan barang ke tangan konsumen.
c. Sutisna, pemasaran
adalah usaha untuk menyampaikan pesan kepada publik terutama konsumen mengenai
keberadaan produk (barang/ jasa) di pasar. (Admin, 2014)