Rabu, 08 Juni 2022

PENGERTIAN MEDIA PEMBELAJARAN

PENGERTIAN MEDIA PEMBELAJARAN 

a.    Pengertian Media

Kata media berasal Bahasa Latin, yakni “medius” yang secara harfiah berarti ‘tengah’,’ perantara’ atau ‘pengantar’. Di bahasa Arab media disebut ‘wasail’ bentuk jama’ dari ‘wasilah’, yakni sinonim “alwast” yang artinya juga ‘tengah’. Kata ‘ tengah’ itu sendiri berarti berada di antara dua sisi, maka disebut juga sebagai ‘perantara’ (wasilah) atau yang mengantarai kedua sisi tersebut (Yudhi Munadi, 2013: 6)[1]. Berdasarkan pernyataan diatas media dapat disebut juga sebagai pengantar atau penghubung, yaitu yang mengantarkan atau menghubungkan atau menyalurkan sesuatu hal dari satu sisi ke sisi yang lain.

Lebih lanjut Gerlach dan Ely (Azhar Arsyad, 2011: 3) menjelaskan bahwa “media dapat dipahami secara garis besar meliputi manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap”[2]. Berdasarkan pengertian tersebut guru, buku teks, dan lingkungan sekolah dimaksudkan sebagai media. Lebih khusus media dalam pembelajaran lebih cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis dan elektronik untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.

10

 
Yudhi Munadi (2013: 7) mendefinisikan “media pembelajaran adalah Segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif di mana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif”[3]. Sesuai pendapat-pendapat tersebut dapat disimpulkan media pembelajaran merupakan alat yang digunakan untuk menyalurkan pesan dari sumber belajar yaitu buku atau modul dan sumber belajar lainnya kepada penerima yaitu peserta didik, agar tercipta lingkungan berlajar yang kondusif, efisien, dan menyenangkan.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa media adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar dapat digunakan sebagai perantara dan penyalur pesan/informasi dalam tujuan tertentu atau mengantar pesan untuk materi pembelajaran dari guru ke peserta didik agar peserta didik dapat merangsang pikiran, perhatian dan minat belajar dengan mudah, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif.

1)   Kemampuan Media

Suryobroto (2001:17) menyatakan bahwa media memiliki kemampuan sebagai berikut: a) membuat konsep yang abstrak menjadi kongkrit, b) membawa objek yang berbahaya menjadi tidak berbahaya, c) menampilkan objek yang terlalu besar menjadi kecil, d) menampilkan obyek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang, e) mengamati gerakan yang terlalu cepat, f) membangkitkan motivasi, g) mengatasi ruang dan waktu, h) mengatasi jarak yang jauh, dan i) memungkinkan keseragaman pengamatan dan persepsi. [4]

 

 

2)   Jenis-jenis Media

Sadiman, dkk (2003: 20) jenis-jenis media mengidentifikasikan ciri utama dari media dibagi menjadi tiga unsur pokok, diantaranya audio, visual, dan simbol  yang merupakan suatu kontinum dari bentuk yang ditangkap dengan indra pendengaran dan penglihatan. Di samping itu, Bretz juga membedakan antara media siar (telecuminacation) dan media rekam (recording) sehingga terdapat delapan klasifikasi media yaitu: a) media audio visual gerak (video), b) media audio visual diam (film bingkai suara), c) media semi gerak (cerita rekaman, radio), d) media visual gerak (gambar/foto film), e) media visual diam (gambar/foto), f) media semi gerak (rekaman suara), g) media audio (radio), h) media cetak (poster).[5]



[1]YudhiMunadi,MediaPembelajaran. (Jakarta Selatan: REFERENSI, 2013), Hal. 6

[2]AzharArsyad. Media Pembelajaran.(Jakarta: Raja GrafindoPersada, 2011) Hal 3

[3]YudhiMunadi,MediaPembelajaran. (Jakarta Selatan: REFERENSI, 2013) Hal. 7

[4]Agus S.Suryobroto, Teknologi Pembelajaran, (Yogyakarta: FIK UNY Yogyakarta, 2001) Hal 17

[5]Sadiman, Media Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo, 2003) Hal.20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

makalah aspek manajemen organisasi

makalah aspek manajemen organisasi  BAB I PENDAHULUAN   Manajemen secara umum diartikan sebagai ‘pengaturan’, artinya manajemen adalah...